Dalam kondisi jalan yang macet dan sepi-lalau padat, serta setapak seperti di dalam ibukota Jakarta, mobil manual dapat dibilang tidak begitu nyaman.

Namun saat mobil otomatis diajak pergi ke luar kota dengan kontur jalan berbukit dan cukup ekstrem, ini menjadi sebuah impian yang menakutkan.
Karena mobil otomatis dianggap memiliki kemampuan yang kurang maksimal saat melabrak tanjakan ekstrem.
Perilaku kebiasaan buruk saat di persimpangan, mobil automatic bisa gagal meluruskan atau bahkan beralih mundur ke belakang dan menyebabkan kecelakaan.
Hal ini bisa dihindari bila Anda memahami trik menyetir mobil matic saat di tanjakan ekstrem.
Hal yang paling penting, saat bertemu dengan kemiringan jalan, pengemudi dituntut tenang dan juga cepat dalam bertindak.
Hal tersebut perlu dilakukan agar tidak terjadi kesalahan yang dapat berakibat fatal, terutama saat kondisi macet.
Periksa terlebih dahulu sifat mobil Anda, karena setiap mobil memiliki karakteristik perseneling yang berbeda.
Saran dari Muslimin bukan tanpa alasan, jika ingin melibas tanjakan curam dibuat menggunakan gigi D, saat berada di tengah-tengah tanjakan gigi akan berpindah ke yang lebih tinggi mengikuti putaran RPM.
Dengan gigi berpindah otomatis ke gigi tinggi, torsi mobil akan berkurang, sehingga mobil kehilangan momen atau “loss power”.
Saat kehilangan kemampuan (power) ini terjadi, pengemudi akan cenderung menekan tombol akcelerator lebih dalam agar mobil mendapatkan tenaga.
Padahal jika ini dilakukan, sistem transmisi atau ECU akan melihat torsi yang sudah maksimal, akibatnya transmisi akan tetap menjaga posisi gigi tinggi.
“Jika hal ini terjadi, tekan gas secara perlahan dan stabil agar momentum dan tenaga tetap terjaga atau langsung lepaskan sekarang ke posisi gigi rendah tadi,” jelasnya.
Teknik ini berlaku untuk transmisi manual otomatis, CVT maupun AMT (Manajemen Torque Otomatis), termasuk pada sistem transmisi mobil listrik.
“Fitur hill start assist juga bisa diaktifkan di mobil yang telah memiliki fitur ini,” kata Muslimin.
Untuk mobil dengan sistem matic AMT, sebaiknya saat berhenti dan kemudian melanjutkan perjalanan di tanjakan, rem tangan sebaiknya dimainkan secara terus-menerus.
Karena meskipun transmisi telah masuk dalam posisi gigi rendah, saat kaki berpindah dari pedal rem ke gas, ada jeda beberapa detik yang membuat kondisi transmisi seperti kosong atau netral sejenak.
Tenang saja, proses itu akan akan membuat tubuh bagus.
Pada saat Anda menyusuri jalanan yang menanjak, semoga Anda dapat tetap tenang dan santai.
Karena pada prinsip kerja semua jenis otomatis sama ketika mencapai jalanan menanjak.
