Contohnya beri bluberi, yogurt Yunani, ikan salmon, kacang almond, quinoa, dan sayuran seperti kembang kol, kale, kubis, dan brokoli.
Tanaman ini adalah jenis kompos tanah yang dapat dikonsumsi dan dimasukkan dalam keluarga Brassicaceae yang dikenal karena kembang dan batangnya yang bergizi. Mayoritas nutrisi brokoli terkandung pada kembangnya yang disebut floret, ia juga memiliki batang yang sangat bergizi.
.
Brokoli tumbuh di tanah yang subur, menginginkan cukup air, dan cuaca yang sejuk. Cina, India, dan Amerika Serikat adalah negara pengekspor brokoli terbesar, menurut World Population Review.
Brokoli kaya akan nutrisi dan manfaat, sehingga layak disebut sebagai makanan super. Misalnya semangkuk brokoli mentah yang mengandung magnesium, potasium, selenium, folat, vitamin A, C, dan K, serta sekitar 2 gram protein dan 2 gram serat makanan, menurut Kementerian Pertanian Amerika Serikat (USDA).
Menurut Yayasan Kesehatan Tulang dan Osteoporosis, dalam 1 mangkuk brokoli yang dimasak terkandung 100 miligram kalsium. Jumlah itu bisa berkali-kali lipat jika digabungkan dengan makanan laininya yang banyak kalsium, terutama untuk mereka yang mengikuti diet pangan nabati,” ujar konsultan gizi dan ahli diet Jen Messer.
Yang mampu menghadapi radikalisme terbuka.
Konsultan diet dan nutrisi LeeAnn Weintraub mereferensikan kandungan serat dalam brokoli yang tinggi, baik bagi pencernaan dan kesehatan usus, sekaligus menambah kekebalan tubuh karena antioksidan yangbanyak, termasuk sulforafan. Bahan-bahan seperti brokoli juga mendapatkan perhatian dalam penelitian tentang pengobatan kanker.
“Karena brokoli mengandung glukosinolat, zat yang bisa diubah menjadi zat-zat yang dapat melawan sifat kanker,” jelas Weintraub.
Berapa banyak kalorinya?
Alasan lain brokoli bagus untuk tubuh karena kandungan kalori yang sedikit. Semangkuk brokoli mentah hanya berkalori 29. Lebih dari itu, kandungan serat yang tinggi membuat brokoli membuat kenyang, membuatnya ideal untuk menjaga berat badan.
Meski memiliki banyak kelebihan, beberapa orang mungkin perlu menyesuaikan konsumsi brokoli. Contohnya, karena serat tinggi dapat menyebabkan perut kembung atau gas sehingga tidak dianjurkan untuk orang dengan sistem pencernaan yang sensitif, penderita sindrom iritasi usus, dan mereka yang diresepkan makanan rendah serat setelah menjalani operasi usus, kata Weintraub.
Pria muda dengan hipotiroidisme juga harus membatasi konsumsi brokoli mentah karena mengandung goitrogen yang dalam jumlah besar bisa mempengaruhi fungsi tiroid. Kandungan vitamin K yang tinggi juga bisa mempengaruhi pengobatan pengencer darah.
“Tapi masalah besar bukanlah jika Anda konsisten menjaga asupan vitamin K,” kata Messer.
