Ini Solusi dari Dedi Mulyadi Terkait Kasus Ratusan Pelajar Gagal Daftar SNBP

  • Whatsapp

“Kita ingin menyelamatkan siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi. Menteri Pendidikan juga telah memberi celah untuk itu,” kata Dedi saat mengunjungi SMAN 4 Karawang, Kamis.

Dia menyatakan bahwa gagalnya pelajar mendaftar SNBP disebabkan karena sekolah belum menyelesaikan pengisian Database Sekolah dan Siswa (PDSS). Kondisi ini terjadi karena hanya ada satu orang yang bertugas melakukan hal tersebut di sekolah.

Kata Dedi, salah satu solusinya adalah dengan menambah operator agar kerjanya dapat maksimal. Maka dari itu, di SMA Negeri 4 Karawang, jumlah operator yang pertama kali hanya satu orang, ditambah menjadi tiga orang.

Dalam kunjungan ke SMAN 4 Karawang, Dedi menyoroti keterbatasan tenaga pendataan yang awalnya hanya dilakukan oleh satu orang untuk merawat data 136 siswa yang melibatkan banyak variabel mata pelajaran. Saat ini, jumlah tenaga yang bekerja telah meningkat menjadi tiga orang.

“Saya minta hari ini mereka bertiga fokus bekerja dan tidak terlalu banyak melayani urusan yang lain, karena kita ingin menyelamatkan siswa yang ingin masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi,” kata dia.

Sementara Pelaksana Harian Kepala Sekolah SMAN 4 Karawang, Dida Siti Saadah, mengakui bahwa sekolahnya mengalami kesulitan dalam proses pengumpulan data SNBP.

Kurangnya tenaga yang mengurus administrasi inilah yang menjadi sebuah kendala. Selain itu, waktu pendaftaran yang lebih singkat dibandingkan tahun sebelumnya juga menjadi tantangan bagi sekolah.

“Kami mengakui ada kesalahan dari pihak sekolah dan kami meminta maaf atas kejadiannya ini. Di masa depan, prosedur operasional sekolah akan diperbaiki agar hal seperti ini tidak berulang. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua,” katanya.

Menurut dia, meskipun sempat mengalami kendala, SMAN 4 Karawang masih mendapatkan kesempatan untuk menyelesaikan pendataan hingga tanggal 8 Februari 2025. Ia mengaku akan membuat kebaikan dari waktu yang tersisa sehingga semua siswa yang berhak dapat terdaftar.

Saat ini, dari total 144 siswa keseluruhan yang dimasukkan dalam data, pihak sekolah telah berhasil merekam data 136 siswa. Dengan tambahan waktu yang diberikan, kini tersisa delapan siswa yang masih dalam proses pendataan.

Related posts